ABSTRAK
PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM
MENUMBUHKAN KARAKTER DISIPLIN
PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI R.A ULUN
NUHA KECAMATAN MEDAN JOHOR
Nama : Anisah Kusumawati
NIM/NIRM : 022030095/022.16.1.2.2.I.0123
Pembimbing I : Dr. Tirta Yogi Aulia, M.Pd
NIDN : 2129049001
Pembimbing II : Hestika Dewi Sitepu, M.Pd
NIDN : 2102069402
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman karakter disiplin sejak
usia dini melalui sinergi peran guru dan orang tua. Permasalahan penelitian meliputi
peran guru, peran orang tua, serta bentuk kolaborasi keduanya dalam menumbuhkan
karakter disiplin anak usia 5–6 tahun di R.A Ulun Nuha Kecamatan Medan Johor.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kontribusi masing-masing
pihak dan bentuk kerja sama yang efektif dalam pembentukan kedisiplinan anak. Metode
yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis
melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji
menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa karakter disiplin, khususnya kehadiran tepat waktu, berkembang melalui peran
guru sebagai teladan, pemimpin, penunjuk arah, fasilitator, pembimbing, motivator,
komunikator, evaluator serta penguat nilai yang konsisten menerapkan aturan serta
pembiasaan positif di sekolah. Peran orang tua turut memperkuat pembentukan disiplin
melalui peran orang tua sebagai pendidik, pemberi motivasi, pengawas, teladan,
pembimbing emosional, pembentuk kebiasaan baik, penguat nilai, komunikator, dan
evaluator harian. Kolaborasi guru dan orang tua terwujud melalui komunikasi dua arah
yang intensif, santun dan berkelanjutan, pemanfaatan media komunikasi Whatsapp,
partisipasi dan respon aktif dari orang tua, keterlibatan orang tua dalam pembiasaan
kedisiplinan anak di rumah, penyamaan aturan dan strategi antara rumah dan sekolah,
pengawasan bersama terhadap kehadiran anak, pemberian apresiasi sebagai penguatan
kolaborasi, adanya sikap saling percaya dan keterbukaan, dan terakhir terbangunnya
kolaborasi berkelanjutan dan bersifat informal. Sinergi tersebut membuat disiplin tumbuh
secara alami sebagai kebiasaan positif, bukan karena paksaan. Kesimpulan penelitian ini
menegaskan bahwa pembentukan karakter disiplin anak usia dini akan optimal apabila
terdapat keteladanan guru, konsistensi pengasuhan orang tua, serta kerja sama yang
harmonis dan berkesinambungan antara sekolah dan keluarga.
Kata kunci: disiplin anak, peran guru, peran orang tua, kolaborasi pendidikan