ABSTRAK
PENERAPAN TEKNIK STORYTELLING DALAM
MENANAMKAN NILAI AGAMA DAN MORAL
PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI RA
ISTIQOMAH MEDAN DENAI
Nama : Faza Fadilah Nasution
NPM/ Nim : 022030096/022.16.1.2.2.1.0124
Pembimbing 1: Hestika Dewi Sitepu, M.Pd
NIDN : 2102069402
Pembimbing 2: Efri Manda Sari Hasibuan, M.Psi
NIDN : 2123049102
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik storytelling
dalam menanamkan nilai agama dan moral pada anak Kelompok B di RA
Istiqomah Medan Denai, mengetahui peningkatan nilai agama dan moral anak
setelah penerapan teknik storytelling, serta mengetahui faktor pendukung dan
penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B usia 5–6 tahun di
RA Istiqomah Medan Denai. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala
sekolah, guru kelompok B, dan orang tua peserta didik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penerapan teknik storytelling dilakukan melalui tahap
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur. Guru menggunakan
variasi intonasi suara, ekspresi wajah, gerakan tubuh, serta media pembelajaran
seperti buku cerita bergambar dan boneka tangan agar anak lebih tertarik dan
mudah memahami isi cerita. Penerapan teknik storytelling terbukti mampu
meningkatkan nilai agama dan moral anak, seperti kebiasaan berdoa,
mengucapkan salam, berkata jujur, berbagi dengan teman, bersikap sopan, serta
mampu membedakan perilaku baik dan buruk. Faktor pendukung dalam
penerapan teknik storytelling meliputi kemampuan guru dalam bercerita, media
pembelajaran yang memadai, serta dukungan sekolah dan orang tua. Adapun
faktor penghambat meliputi keterbatasan fokus anak, perbedaan kemampuan
memahami cerita, keterbatasan media, dan kurangnya variasi metode
pembelajaran. Dengan demikian, teknik storytelling dapat menjadi metode
pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai agama dan moral pada anak
usia dini.
Kata Kunci: Storytelling, nilai agama dan moral, anak usia dini.