ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN REGULASI DIRI DALAM BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII MTS CITRA AMANAH SEI GELUGUR KECEMATAN PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG Nama : Anisa Nabilah NPM/NIRM : 021011607/021.16.1.1.1.1.0224 Pembimbing I : Dr.H.Harun Lubis, S.T., M.Psi NIDN : 2129057701 Pembimbing II : Rahmadani Fitri Ginting M.Pd.I NIDN : 2121049003 Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai hubungan antara efikasi diri dengan regulasi diri dalam belajar pada siswa kelas VIII MTS Citra Amanah Sei Gelugur Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 65 siswa yang terdiri dari siswa kelas VIII. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Angket, (4) dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa efikasi diri siswa kelas VIII MTS Citra Amanah Amanah Sei Gelugur Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang dengan kategori tinggi sebanyak 28 responden (43,1%), dengan kategori sedang sebanyak 37 responden (56,9%). Regulasi diri dalam belajar siswa kelas VIII MTS Citra Amanah Amanah Sei Gelugur Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang dengan kategori tinggi sebanyak 16 responden (24,6%), dengan kategori sedang sebanyak 49 responden (75,4%). Hasil uji hipotesis menggunakan product moment, diketahui hasil bahwa terdapat hubungan yang kuat signifikan antara efikasi diri dengan regulasi diri dalam belajar. Berdasarkan uji regresi sederhana diperoleh nilai F sesebar 51,983 serta nilai sig 0,000
ABSTRAK PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN RASA CINTA SISWA KEPADA NABI MUHAMMAD SAW DI MIS AL-FACHRAN TANJUNG ANOM KECAMATAN PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG Nama : Ayu Wulan Dari NPM/NIRM : 022011665.P / 022.16.1.1.1.III.0086 Pembimbing I : Eko Prayogi, M.Pd.I NIDN : 2105078903 Pembimbing II : Tongat, M.Pd.I NIDN : 2108116401 Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan dan meningkatkan rasa cinta siswa kepada Nabi Muhammad SAW di MIS Al-Fachran Tanjung Anom. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan dalam menginternalisasikan nilai-nilai cinta kepada Nabi Muhammad SAW melalui pembelajaran yang kontekstual, kegiatan keagamaan, dan keteladanan akhlak. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, hafalan sirah Nabawiyah, dan pembiasaan sholawat. Hambatan yang dihadapi antara lain kurangnya perhatian siswa terhadap materi agama serta pengaruh budaya populer. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan guru, kolaborasi orang tua, serta penguatan program pembiasaan religius di sekolah sebagai langkah strategis untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sejak usia dini. Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Agama Islam, Cinta Nabi Muhammad SAW, Siswa Madrasah
ABSTRAK TANTANGAN GURU PAI DALAM MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMP SWASTA NUR ADIA TAHUN PELAJARAN 2024/2025 NAMA : Cindy Aulia Putri NIM/NIRM : 021011565/021.16.1.1.1.l.082 Pembimbing I : Eko Prayogi, M.Pdi NIDN : 2105078903 Pembimbing II : Dr.Tongat, M.Pdi NIDN : 2108116401 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tantangan yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menerapkan metode pembelajaran interaktif, ditinjau dari aspek pedagogis, manajemen kelas, dan karakteristik peserta didik di SMP Swasta Nur Adia; (2) kesiapan guru PAI dalam merancang dan melaksanakan metode pembelajaran interaktif; dan (3) solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran PAI guna meningkatkan pemahaman dan keaktifan belajar melalui metode diskusi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penerapan metode pembelajaran interaktif meliputi: keterbatasan kemampuan pedagogis guru yang masih terbiasa menggunakan metode ceramah, kurang optimalnya pengelolaan kelas, serta keragaman karakter siswa yang memengaruhi efektivitas pembelajaran. Meskipun kesiapan guru PAI belum sepenuhnya optimal, mereka terus berupaya memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, seperti melalui penyusunan RPP dan penggunaan media yang relevan. Pihak sekolah juga mendukung guru dengan menyediakan pelatihan guna mengatasi tantangan tersebut. Kata Kunci: Metode Interaktif, Pendidikan Agama Islam, Tantangan Guru
ABSTRAK STRATEGI PEMBIMBING TAḤFĪẒ DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’ĀNPADA PROGRAM DYAH LASKAR QUR’ĀN PESANTREN DARULARAFAH RAYA Nama : Cut Fadia Putri NPM/NIRM : 021011566/021.16.1.1.1.l.0183 Pembimbing I : Dr.Tongat, M.Pd NIDN : 2108116401 Pembimbing II : Dr. Sofyan, M.A. NIDN : 21070475 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembimbing Taḥfīẓ dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’ān pada santriwati Dyah di Pesantren Darularafah Raya. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah variasi kemampuan menghafal di antara santriwati, yang dipengaruhi oleh metode bimbingan dan dukungan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah santriwati Dyah program Laskar Qur’ān, dengan pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi pembimbing yang digunakan meliputi pendekatan personal, penggunaan metode variasi, dan evaluasi berkala; (2) ada pengaruh yang penting antara metode bimbingan dan kemampuan menghafal Al-Qur’ān; dan (3) faktor dukungan teman sebaya dan lingkungan juga berkontribusi terhadap keberhasilan santriwati dalam menghafal. Penelitian ini menekankan pentingnya pembimbing Taḥfīẓ dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’ān santriwati. Kata Kunci: Strategi Pembimbing, Taḥfīẓ , Kemampuan Menghafal, Al-Qur’ān, Santriwati.
ABSTRAK PERAN GURU FIKIH DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS VA DALAM MATERI ZAKAT PADA MIS HIDAYATUL MUBTADI IEN SAIDI TURI Nama : Abdul Rahman Rizki NPM/NIRM : 021011596/ 021.16.1.1.1.I.0213 Pembimbing I : Dr. H. Umar Mukhtar Siregar, Lc., M.A NIDN : 2129118403 Pembimbing II : Putri Nurhayati Lubis, M.Pd NIDN : 2121038802 Peran guru sangat diperlukan dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam menerima materi pelajaran, khususnya pada mata Materi Zakat. Sehingga, siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang mendalam di Mis Hidayatul Mubtadi Ien Saidi Turi mengenai kontribusi guru atau pendidik dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata Materi Zakat agar siswa dapat memahami dan mengaplikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru Fikih dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas v dalam Materi Zakat pada MIS Hidayatul Mubtadi Ien Saidi Turi.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III MIS Hidayatul MubtadiIen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah (1) observasi, (2) wawancara dan (3) dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peranan yang sangat signifikan dalam memperdalam pemahaman siswa mengenai Materi Zakat. Para guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi, tetapi juga berperan sebagai motivator, fasilitator, dan pembimbing selama proses pembelajaran. Dan strategi meningkatkan pemahaman siswa dalam Materi Zakat, yaitu: guru menggunakan metode dan media pembelajaran yang tepat dan bervariasi sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, seperti metode: a. metode ceramah b. metode demonstrasi c. metode tanya jawab Kemudian faktor yang menghambat pemahaman siswa dalam Materi Zakat meliputi sifat pasif peserta didik saat proses belajar mengajar, faktor lingkungan, termasuk pergaulan yang terbagi antara teman yang memberikan pengaruh positif dan negatif. Kata Kunci: Peran Guru, Meningkatkan Pemahaman
ABSTRAK UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TARIKH ISLAM MATERI “ KONDISI KEPERCAYAANMASYARAKAT MADINAH SEBELUM DATANGNYA ISLAM” DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA DI KELAS VII MTsS ALFAZA NASIONAL SCHOOL BERASTAGI Nama : Ade Clarita NPM : 021011611/ 021.16.1.1.1.I.0227 Pembimbing I : Nurainun Hasibuan M.Si NIDN : 2104048902 Pembimbing II : Putri Nurhayati Lubis M.Pd NIDN : 2121038802 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran Tarikh Islam atau Sejarah Islam pada materi Kondisi Kepercayaan Masyarakat Madinah Sebelum Datangnya Islam. Hal ini di karenakan kurangnya penggunakaan media menarik yang membuat peserta didik jenuh dan bosan pada pembelajaran di dalam kelas, dapat dilihat dari nilai tes yang dilaksanakan peserta didik yang tidak mencapai nilai KKM. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah (1) tingkat motivasi belajar sebelum di terapkannya media permainan ular tangga, (2) mengetahui bagimana penerapan media permainan ular tangga dalam pembelajaran, (3) mengetahui bagaimana peningkatan motivasi belajar peserta didik setelah menggunakan media permainan ular tangga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) berdasarkan II siklus dengan subjek penelitian peserta didik kelas VII MtsS Alfaza Nasional School Berastagi berjumlah 25 orang, 11 peserta didik perempuan dan 14 peserta didik laki laki. Peserta didik terlihat aktif dan senang mengikuti pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Tarikh Islam menggunakan media permainan ular tangga dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Kata kunci :Motivasi Belajar, Media Permainan Ular Tangga
ABSTRAK PERAN GURU TAḤFĪẒ DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI MENGHAFAL AL-QUR’ĀNPESERTADIDIKDI SMP IT AL-IKRAM ISLAMIC SCHOOL MEDAN Nama : Ade Erba Yani Harahap NPM/NIRM : 021011561/021.16.1.1.1.1.0178 Pembimbing I : Dr.Tongat, M.Pd.I NIDN 2108116401 Pembimbing II : Dr. Sofyan, M.A. NIDN 21070475 Saat ini peserta didik menghadapi banyak tuntutan, sehingga menghafal AlQur‟ān bisa menjadi salah satu beban tambahan bagi beberapa siswa. Mereka membutuhkan waktu khusus untuk belajar secara rutin. sehingga guru Taḥfīẓ ditantang mampu membangkitkan minat peserta didik dalam menghafal AlQur‟ān. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bimbingan guru Taḥfīẓ di SMP IT Al-Ikram Islamic School Medan meningkatkan motivasi peserta didik dalam menghafal Al-Qur‟ān. Dengan Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan hasilnya, guru Taḥfīẓ berhasil membangun kebiasaan murāja„ah peserta didik baik itu disekolah maupun dirumah dan mampu memotivasi peserta didik agar lebih semangat lagi menghafal dan memperbaiki bacaan dan hafalan Al-Qur‟ānnya. Kata Kunci: peran guru Taḥfīẓ, motivasi, Al-Qur‟ān
ABSTRAK PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK IT ATIFAH DESA SUKA MAJU KEC SUNGGAL KAB DELI SERDANG TAHUN AJARAN 2024-2025 Nama : Ayu Nova Oxtafanti Simanjuntak NPM/NIRM : 021030070/1.16.1.2.2.1.0243 Pembimbing I : Tirta Yogi Aulia NIDN : 2129049001 Pembimbing II : Efrimanda Sari Hasibuan NIDN : 2123049102 Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelassan mengenai implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini melalui metode keteladanan dan pembiasaan di TK Mutiara Taqwa Desa Sukaraya Kecamatan Pancur Batu, dengan rumusan masalah yang mencakup (1) Bagaimana penerapan pendidikan karakter di TK IT Atifah? (2) Bagaimana peran guru dalam pendidikan karakter pada anak usia dini di TK IT Atifah? (3) Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pada anak usia dini? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deksriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini meliputi: (1) Observasi, (2) Wawancara, dan (3) Dokumentasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam pendidikan karakter anak usia dini adalah salah satu system pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada peserta didik. Penerapan pendidikan karakter dilakukan dengan tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Kata Kunci : Peran Guru, Implementasi Prndidikan Karakter, Anak Usia Dini.
ABSTRAK PEMBERIAN MAKANAN SEHAT PADA ANAK USIA DINI DI TK ISLAM AL-KHAIRIYAH DELI TUA Nama : Litin Mahda Tamali NPM/NIRM : 021030076/021.16.1.2.2.1.0249 Pembimbing I : Surya Hoirul Ahsan Dalimunthe NIDN : 2121078402 Pembibing II : Efrimanda Sari Hasibuan NIDN : 2123049102 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pemberian makanan sehat di TK Islam Al-Khairiyah sebagai upaya mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program makanan sehat dilaksanakan melalui penyusunan menu bergizi yang sederhana dan terjangkau, edukasi tentang pentingnya gizi, serta pelibatan aktif anak dalam kegiatan makan sebagai bagian dari pembiasaan pola hidup sehat sejak dini. Guru berperan penting sebagai pendidik dan pembimbing yang memberikan contoh perilaku makan sehat serta bekerja sama dengan orang tua. Kepala sekolah turut merancang strategi, menyusun kebijakan, dan menjalin komunikasi dengan orang tua guna mendukung program. Faktor pendukung program meliputi tersedianya fasilitas makan, keterlibatan orang tua, serta komitmen sekolah. Hambatan yang dihadapi antara lain keterbatasan dana dan fasilitas dapur, kebiasaan anak yang memilih-milih makanan, serta kurangnya dukungan dari lingkungan rumah. Meskipun demikian, pihak sekolah terus melakukan penyesuaian agar program tetap berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci : Pemberian Makanan Sehat, Anak Usia Dini, TK Islam Al-Khairiyah