Daftar Arsip


STRATEGI GURU DALAM MENERAPKAN PENDIDIKAN SEKSUAL PADA ANAK USIA DINI DI TK AL-KHAIRIYAH KECAMATAN DELI TUA

By ANITA JULIA NINGSIH on August 13, 2025 04:43 PM

ABSTRAK STRATEGI GURU DALAM MENERAPKAN PENDIDIKAN SEKSUAL PADA ANAK USIA DINI DI TK AL-KHAIRIYAH KECAMATAN DELI TUA Nama : Anita Julia Ningsih NPM/NIRM : 021030075/021.16.1.2.2.1.0248 Pembimbing I : Tirta Yogi Aulia NIDN : 2129049001 Pembibing II : Paradita Kumala Lemmy NIDN : 2110119103 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pendidikan seksual pada anak usia dini di TK Al Khairiyah Kecamatan Deli Tua. Pendidikan seksual pada anak usia dini sangat penting sebagai upaya preventif terhadap kekerasan seksual dan untuk membentuk pemahaman yang sehat mengenai tubuh, privasi, dan hubungan interpersonal sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi dua guru dan tiga orang tua siswa TK Al Khairiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pendidikan seksual secara sederhana dan kontekstual, disesuaikan dengan usia dan pemahaman anak. Materi yang diberikan meliputi pengenalan anggota tubuh, ajaran mengenai sentuhan baik dan buruk, serta pembiasaan untuk menjaga kebersihan dan privasi tubuh. Orang tua pada umumnya mendukung penerapan pendidikan seksual di sekolah, meskipun masih terdapat perbedaan pemahaman mengenai sejauh mana pendidikan seksual perlu diajarkan. Beberapa orang tua merasa bahwa pendidikan seksual seharusnya menjadi tanggung jawab utama keluarga, sementara lainnya menganggap sekolah memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendidikan seksual pada anak usia dini di TK Al Khairiyah sudah berjalan cukup baik, namun masih diperlukan sinergi yang lebih erat antara sekolah dan orang tua agar materi yang diberikan dapat lebih komprehensif dan konsisten. Diperlukan juga pelatihan dan pendampingan bagi guru serta edukasi bagi orang tua agar pendidikan seksual dapat diterapkan secara efektif dan tepat guna. Kata Kunci: Strategi Guru, Pendidikan Seksual, Anak Usia Dini

FENOMENA PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA SUKARAYA KECAMATAN PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA

By DEDE SAPUTRA on August 13, 2025 04:38 PM

ABSTRAK FENOMENA PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA SUKARAYA KECAMATAN PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA Nama : Dede Saputra NPM/NIRM : 021020054/021.16.1.1.1.l.0262 Pembimbing I : Dr. H. Usman Betawi, M.HI NIDN : 2120098204 Pembimbing II : Riri Silvia M.A NIDN : 2105047701 Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena pernikahan usia dini di Desa Sukaraya, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: (1) observasi langsung di lapangan, (2) wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pasangan yang menikah di usia dini, serta pihak keluarga, dan (3) dokumentasi berupa catatan pernikahan dan dokumen terkait lainnya. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor penyebab, dampak, serta pandangan masyarakat terkait pernikahan usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor utama yang mendorong pernikahan usia dini adalah tekanan ekonomi, rendahnya pendidikan, dan pengaruh lingkungan sosial. (2) Dampak yang ditimbulkan meliputi permasalahan rumah tangga, kesehatan reproduksi, serta hambatan dalam melanjutkan pendidikan dan meningkatkan taraf hidup. (3) Pandangan masyarakat cenderung permisif terhadap praktik ini, meskipun sebagian mulai menyadari risiko dan kerugiannya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sosialisasi, edukasi, dan regulasi yang lebih ketat untuk menekan angka pernikahan usia dini demi tercapainya kesejahteraan generasi muda. Kata Kunci: Pernikahan Usia Dini, Faktor Penyebab, Dampak Sosial, Perspektif Masyarakat

EFEKTIVITAS PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN KUTALIMBARU KABUPATEN DELI SERDANG SUMATRA UTARA

By FAKHRUR ROZI  on August 13, 2025 04:35 PM

ABSTRAK EFEKTIVITAS PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN KUTALIMBARU KABUPATEN DELI SERDANG SUMATRA UTARA Nama : Fakhrur Rozi NPM/NIRM : 021020061/021.16.1.1.1.l.0202 Pembimbing I : Riri Silvia, M.A NIDN : 2105047701 Pembimbing II : Dr. Evriza Noverda Nasution, M.A NIDN : 2124118101 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluh agama Islam dalam meningkatkan pemahaman agama Islam pada masyarakat di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: (1) observasi langsung di lapangan, (2) wawancara mendalam dengan masyarakat, penyuluh agama, dan tokoh lokal, serta (3) dokumentasi yang mencakup catatan kegiatan penyuluhan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penyuluhan, dampak yang ditimbulkan, serta pandangan masyarakat terhadap program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor yang mendukung efektivitas penyuluhan meliputi metode yang interaktif, keterlibatan masyarakat, dan dukungan dari pemerintah. (2) Dampak positif yang dihasilkan mencakup peningkatan pemahaman agama, perubahan perilaku sosial, dan peningkatan partisipasi dalam kegiatan keagamaan. (3) Masyarakat umumnya memberikan respon positif terhadap program penyuluhan, meskipun masih ada tantangan dalam pelaksanaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan metode penyuluhan dan kolaborasi antara penyuluh dan pemerintah untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Kata Kunci: Efektivitas Penyuluhan, Pemahaman Agama Islam, Dampak Sosial, Perspektif Masyarakat.

PANDANGAN MAJELIS ULAMA INDONESIA KOTA MEDAN TERHADAP PERATURAN PEMERINTAH NO. 28 TAHUN 2024 PASAL 103 AYAT 4 TENTANG PENYEDIAAN ALAT KONTRASEPSI BAGI PELAJAR

By LATIFAH UMMI LESTARI on August 13, 2025 04:30 PM

  

DAMPAK HAK ANAK AKIBAT PERKAWINAN DIASPORA DALAM HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM ISLAM

By LUSIANA on August 13, 2025 04:28 PM

ABSTRAK DAMPAK HAK ANAK AKIBAT PERKAWINAN DIASPORA DALAM HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM ISLAM Nama : Lusiana NPM/NIRM : 021020057 Pembimbing I : Reza Saputra, S.H, M.Kn NIDN : 2120129101 Pembimbing II : Riri Silvia, M.A NIDN : 2105047701 Abstrak Penelitian ini membahas perlindungan hak anak dalam perkawinan diaspora, khususnya dalam perspektif hukum internasional dan hukum Islam. Latar belakang masalah berangkat dari lemahnya implementasi Konvensi Hak Anak di Indonesia, terutama terkait perlindungan anak hasil perkawinan campuran yang tidak diatur secara rinci dalam UU Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974, serta ketidakjelasan status hukum anak ketika perceraian terjadi di luar negeri tanpa pencatatan di Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif hukum normatif melalui studi kepustakaan, ditemukan bahwa perkawinan diaspora seringkali menimbulkan ketidakpastian status hukum dan kewarganegaraan anak, sehingga berpotensi melanggar hak-hak dasar anak sebagaimana dijamin Pasal 7 Konvensi Hak Anak. Hukum Islam menegaskan perlindungan nasab dan nafkah anak, namun penerapannya menghadapi tantangan di ranah lintas negara akibat perbedaan sistem hukum. Selain itu, fragmentasi hukum antarnegara menyebabkan lemahnya perlindungan hak anak lintas yurisdiksi, terutama jika tidak ada pengakuan timbal balik. Penelitian ini menekankan pentingnya harmonisasi antara hukum nasional, internasional, dan hukum Islam guna menjamin perlindungan optimal bagi anak hasil perkawinan diaspora, serta perlunya kerja sama antarnegara dalam menyusun mekanisme perlindungan hak anak secara universal agar tidak terjadi kekosongan hukum dan perlindungan. Kata Kunci: Perkawinan diaspora, hak anak, kewarganegaraan, perlindungan hukum

NGGALARI UTANG ADAT MAN KALIMBUBU DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT KARO DALAM PERSPEKTIF ISLAM DI DESA NAMO RUBE JULU KECAMATAN KUTALIMBARU KABUPATEN DELI SERDANG

By RIKU TERNAMA GURUSINGA on August 13, 2025 04:25 PM

ABSTRAKNGGALARI UTANG ADAT MAN KALIMBUBU DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT KARO DALAM PERSPEKTIF ISLAM DI DESA NAMO RUBE JULU KECAMATAN KUTALIMBARU KABUPATEN DELI SERDANG Nama : Riku Ternama Gurusinga NPM/NIRM : 021020063/021.16.1.1.1.l.0202 Pembimbing I : Dr. Evriza Noverda Nasution, M.A NIDN 2124118101 Pembimbing II : Reza Saputra, S.H, M.,Kn NIDN 2120129101 Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai praktik Nggalari Utang Adat Man Kalimbubu dalam pernikahan masyarakat Karo serta bagaimana tradisi ini dipahami dan dipraktikkan dalam perspektif hukum Islam di Desa Namo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1) observasi langsung, (2) wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta (3) dokumentasi terhadap praktik adat dan dokumen adat yang ada.Data yang terkumpul dari ketiga metode tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai pelaksanaan adat dan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Islam. Kesimpulan dari temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan Nggalari Utang Adat Man Kalimbubu dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan pelunasan utang adat dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan dalam bentuk upacara adat yang melibatkan doa, pembacaan adat, makan bersama, dan pemberian sesajen. (2) Makna dan tujuan tradisi ini adalah untuk menjaga kehormatan keluarga, mempererat hubungan kekerabatan, serta memenuhi kewajiban adat dalam pernikahan masyarakat Karo. (3) Dalam perspektif Islam, selama tidak mengandung unsur syirik atau mudarat, praktik ini dipandang sebagai adat yang dapat dijalankan karena mendukung nilai-nilai kekeluargaan dan silaturahmi. (4) Pemahaman masyarakat terhadap adat ini mulai berkurang di era modern, terutama di kalangan generasi muda, sehingga perlu ada upaya pelestarian dan penyesuaian agar adat tetap berjalan selaras dengan ajaran Islam. Kata Kunci: Nggalari Utang Adat, Kalimbubu, Pernikahan Karo, Hukum Islam.

ANALISIS KONSEP “CHILDFREE” DALAM PERSPEKTIF MAQOSID SYARI’AH

By ZAINUDDIN RITONGA  on August 13, 2025 04:22 PM

ABSTRAK ANALISIS KONSEP “CHILDFREE” DALAM PERSPEKTIF MAQOSID SYARI’AH Nama : Zainuddin Ritonga NPM/NIRM : 021020056/021.16.2.1.1.I Pembimbing I : Dr. Evriza Noverda Nasution, M.A NIDN : NIDN: 2124118101 Pembimbing II : Dr. H. Usman Betawi, M.HI NIDN : 2120098204 Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Konsep “Childfree” Dalam Perspektif Maqosid Syari’ah. Konsep childfree adalah keputusan yang diambil oleh pasangan suami istri untuk tidak memiliki anak. Metode penelitian yang dipakai dalam studi ini adalah penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang dilakukan di perpustakaan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber, termasuk buku, jurnal periodik, artikel ilmiah, dokumen sejarah, dan materi perpustakaan lainnya yang menjadi rujukan laporan ilmiah. Peneliti menggunakan pendekatan hukum normatif untuk menemukan hukum terkait Konsep Childfree dalam maqosid syari’ah atau maksud dan tujuan dari hukum Islam. Adapun hasil dari penelitian ini dari yang peneliti lakukana adalah: pertama: Konsep childfree. Pada dasarnya childfree diperbolehkan karena tidak ada aturan dan nas atau dalil yang tegas dalam mengaturnya. Kedua, Konsep pernikahan dalam Islam. Pernikahan dalam Islam merupakan perjanjian yang sah untuk menghalalkan interaksi antara seorang lakilaki dan perempuan yang tidak memiliki hubungan muhrim, serta menetapkan hak dan kewajiban di antara mereka. Ketiga, Hukum childfree dalam perspektif Maqosid Syari’ah adalah tergantung pada asbab (penyebab) nya. Jika penyebabnya berdasarkan daruriyat (darurat) maka diperbolehkan untuk melakukan childfree. Namun apabila berdasarkan hajjiyat dan taksiniayat maka belum dapat dikategorikan hal yang bahaya atau urgen, apalagi tanpa ada dalil dan nas yang mengatur atau memperkuat suatu kedaan atau hukum tertentu, maka hukum childfree dilarang atau hukumnya haram. Kata kunci: Konsep, Childfree, Perspektif, Maqashid Syariah.

UPAYA PENINGKATAN PERKEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LAGU ANAK ISLAMI DI RA UMMU HAFIDZAH DESA CANDIREJO KEC. BIRU-BIRU

By SUSI WAHYUNI  on August 13, 2025 04:18 PM

ABSTRAK UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA IQRO’ MENGGUNAKAN MEDIA BUSY BOOK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DITK IT AL-IKHLAS RUMAH SUMBUL KECAMATAN STM HULU Nama : Susi Wahyuni NPM/NIRM : 020030059/020.16.1.2.2.1.0437 Pembimbing I : Surya Hoirul Ahsan Dalimunthe NIDN : 2121078402 Pembimbing II : Tirta Yogi Aulia NIDN : 2129049001 Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui perkembangan moral anak sebelum menggunakan model pembelajaran lagu anak islami di RA Ummu Hafidzah, Kecamatan Biru–biru. (2) Untuk mengetahui perkembangan moral anak setelah menggunakan model pembelajaran lagu anak islami di RA Ummu Hafidzah, Kecamatan Biru–biru. (3) Untuk mengetahui hambatan dalam upaya peningkatkan perkembangan moral anak usia dini dengan model pembelajaran lagu anak islami di RA Ummu Hafidzah Desa Candirejo Kecamatan Biru-Biru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek pada penelitian ini adalah 16 orang Kelas Melati di RA Ummu Hafidzah Desa Candirejo Kecamatan Biru-Biru. Sedangkan objek penelitian ini yaitu Perkembangan Moral Anak Usia Dini. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase menunjukkan 75% anak mengalami peningkatan perkembangan moral melalui model pembelajaran lagu anak islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan moral anak meningkat setelah adanya tindakan melalui model pembelajaran lagu anak islami. Pada saat dilakukan observasi pratindakan, persentase perkembangan moral sebesar 35.49%, kemudian mengalami peningkatan pada Siklus I sebesar 55.58% dan pada pelaksanaan Siklus II juga mengalami peningkatan sebesar 71.43% Selanjutnya karena Siklus I dan II belum mencapai target capaian, maka dilakukan Siklus III, pada pelaksanaannya mengalami peningkatan yang sangat baik yaitu 81.92%. KataKunci: Perkembangan Moral, Lagu Anak Islami

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA IQRO’ MENGGUNAKAN MEDIA BUSY BOOK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK IT AL-IKHLAS RUMAH SUMBUL KEC. STM HULU

By SRI WIDAYANTI on August 13, 2025 04:14 PM

ABSTRAK UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA IQRO’ MENGGUNAKAN MEDIA BUSY BOOK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DITK IT AL-IKHLAS RUMAH SUMBUL KECAMATAN STM HULU Nama : Sri Widayanti NPM/NIRM : 021030087/019.16.1.2.2.1.0970 Pembimbing I : Surya Hoirul Ahsan Dalimunthe NIDN : 2121078402 Pembimbing II : Tirta Yogi Aulia NIDN : 2129049001 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengenalan huruf hijaiyah sebelum membaca Iqro’ pada anak usia dini, serta untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam menggunakan media busy book di TK ITAl-Ikhlas Rumah Sumbul Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hulu pada kelompok B di Tahun 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dalam pelaksanaannya dilakukan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak didik di kelompok B yang berjumlah 7 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Objek penelitian ini adalah penggunaan media pembelajaran busy book dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah kelompok B di TK ITAlIkhlas Rumah Sumbul. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf hijaiyah dapat ditingkatkan melalui media busy book, hal ini dilihat dari semakin meningkatnya persentase anak dalam mengenal huruf hijaiyah pada Iqro’. Dari penelitian yang telah dilakukan mulai pra siklus mencapai 56,2% dengan menggunakan metode dan media yang ada di sekolah tersebut. Pada siklus I kemampuan mengenal huruf meningkat menjadi 73,7%, tetapi hasil ini masih belum seperti yang diharapkan. Sehingga dilakukan lagi siklus II dengan media yang sama dan hal ini membuat peningkatan lagi hingga mencapai 92,5%. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Busy Book, Media Pembelajaran, Huruf Hjaiyah, Iqro’

UPAYA MENINGKATKAN DAYA INGAT ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DI RA NURUL TAHFIZHIL QURAN KECAMATAN PATUMBAK

By SAPARIDA on August 13, 2025 04:04 PM